PENGARUH MEKANISME CORPORATE GOVERNANCE, FINANCIAL INDICATORS, INFLASI DAN SUKU BUNGA TERHADAP KEMUNGKINAN PERUSAHAAN MENGALAMI KONDISI FINANCIAL DISTRESS

  • Shinta Nurriadianis Universitas Muhammadiyah Surakarta
  • Suyatmin Waskito Adi Universitas Muhammadiyah Surakarta
Keywords: corporate governance, financial indicators, inflasi, suku bunga, financial distress

Abstract

Financial distress menunjukkan bahwa kondisi keuangan di perusahaan sedang tidak sehat dan menjadi alasan utama kebangkrutan di sebuah perusahaan. Oleh karena itu, perusahaan saling bersaing dengan meningkatkan inovasi dan produktifitas agar dapat diterima di pasaran dan mempertahankan kelangsungan hidupnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh mekanisme corporate governance (proksinya yaitu ukuran dewan komisaris dan biaya agensi), financial indicators (proksinya yaitu likuiditas dan leverage), inflasi dan suku bunga terhadap kemungkinan perusahaan mengalami kondisi financial distress. Pemilihan sampel menggunakan teknik purposive sampling dan diperoleh 40 sampel pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di BEI periode 2018-2020. Model yang digunakan untuk memprediksi financial distress adalah model Altman (Z-Score) dengan menggunakan teknik analisis data regresi logistik ordinal. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa biaya agensi dan leverage berpengaruh terhadap kemungkinan perusahaan mengalami kondisi financial distress. Sedangkan ukuran dewan komisaris, likuiditas, inflasi dan suku bunga tidak berpengaruh terhadap kemungkinan perusahaan mengalami kondisi financial distress.

References

Alifiah, M. N., Salamudin, N., & Ahmad, I. (2013). Prediction of Financial Distress Companies in the Consumer Products. Jurnal Teknologi, 64, 85- 91.
Almilia, L. S., & Kristijadi. (2003). Analisis Rasio Keuangan untuk Memprediksi Kondisi Financial Distress Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di Bursa Efek Jakarta. JAAI, 7, 183-210.
Altman, Edward I. 1993. Corporate Financial Distress and Bankcruptcy. 2nd edition, New York: John Wiley & Sons.
Andre, O., & Taqwa, S. (2014). Pengaruh Profitabilitas, Likuiditas, dan Leverage Dalam Memprediksi Financial Distress (Studi Empiris pada Perusahaan Aneka Industri yang Terdaftar di BEI Tahun 2006-2010). Jurnal Wra, 2(1), 293-312.
Fadhilah, Fauziah Nurul. (2013). “Analisis Pengaruh Karakteristik Corporate Governance Terhadap Kemungkinan Financial Distress”. Skripsi Sarjana Jurusan Akuntansi pada Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro, Semarang
Hanifah, O. E., & Purwanto, A. (2013). Pengaruh Struktur Corporate Governance dan Financial Indicators terhadap Kondisi Financial Distress. Diponegoro Accounting Journal, 2, 1-15.
Kurniasanti, A. (2018). Pengaruh Corporate Governance, Rasio Keuangan, Ukuran Perusahaan dan Makroekonomi Terhadap Financial Distress (Studi pada Perusahaan Sektor Pertambangan yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahu 2012-2016). Jurnal Ilmu Manajemen (JIM), 6(3).
Nila, I. (2021). Pengaruh Corporate Governance, Financial Indicators, dan Ukuran Perusahaan Terhadap Financial Distress. COMPETITIVE Jurnal Akuntansi dan Keuangan, 5(2), 62-70.
Nurhidayah, N., & Rizqiyah, F. (2017). Kinerja keuangan dalam memprediksi financial distress. Jurnal Ilmiah Bisnis dan Ekonomi Asia, 11(2), 42-48.
Platt, Harlan D., dan Marjorie B. Platt. (2002). Predicting Corporate Financial Distress : Reflections on Choice-Based Sample Bias. Journal of Economics and Finance, Vol. 26, No. 2
Priyatnasari, S., & Hartono, U. (2019). Rasio keuangan, makroekonomi dan financial distress: studi pada perusahaan perdagangan, jasa dan investasi di indonesia. Jurnal Ilmu Manajemen (JIM), 7(4).
Putong, Iskandar. (2010). Economics :Pengantar Mikro dan Makro Edisi 4. Jakarta: Mitra Wacana Media.
Rahmidani, Rose. (2013). Pengaruh Inflasi, Suku Bunga, dan Nilai Tukar Terhadap Financial Distress. Jurnal Ilmu Ekonomi.
Rohiman, S. F., & Damayanti, C. R. (2019). Pengaruh Inflasi, Nilai Tukar dan Suku Bunga Terhadap Financial Distress (Studi pada Semua Perusahaan yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2013-2017). Jurnal Administrasi Bisnis, 72(2), 186-195.
Safitri, A. M. (2021). Analisis Pengaruh Sales Growth, Debt To Total Asset Ratio dan Penerapan Mekanisme Corporate Governance Terhadap Kemungkinan Perusahaan Mengalami Kondisi Financial Distress (Studi Empiris Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2017-2019) (Doctoral dissertation, Universitas Muhammadiyah Surakarta).
Sipahutar, Santi Surya. (2014). Analisis Pengaruh Kinerja Keuangan dan Corporate Governance Terhadap Terjadinya Kondisi Financial Distress (Studi pada perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selain sektor keuangan periode 2010 - 2012) .Skripsi Fakultas Ekonomika dan Bisnis, Universitas Diponegoro.
Wardhani, R. (2006). Mekanisme corporate governance dalam perusahaan yang mengalami permasalahan keuangan (financially distressed firms). Simposium Nasional Akuntansi, 9, 1-26.
Widarjo, W., & Setyawan, D. (2009). Pengaruh Risiko Keuangan terhadap Kondisi Financial Distress Perusahaan Otomotif. Jurnal Bisnis dan Akuntansi, 11, 107-1119.
Yudha, A., & Fuad, F. (2014). Analisis Pengaruh Penerapan Mekanisme Corporate Governance Terhadap Kemungkinan Perusahaan Mengalami Kondisi Financial Distress (Studi Empiris Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2010-2012). Diponegoro Journal Of Accounting, 430-441.
Published
2021-12-20