KARYAWAN YANG AMBISIUS: MENGAPA DAN KAPAN AMBISI BERHUBUNGAN DENGAN KINERJA DAN KOMITMEN ORGANISASI

  • Nur Afifah Universitas Muhammadiyah Surabaya
  • Vernika Anjani Universitas Muhammadiyah Surabaya
  • Hafidah Jihan Ks Universitas Muhammadiyah Surabaya
  • Franciska Ap Universitas Muhammadiyah Surabaya
Keywords: Ambisi, hubungan kinerja, komitmen organisasi

Abstract

Ambisi adalah disposisi pribadi yang relatif stabil, didefinisikan sebagai "perjuangan yang gigih dan umum untuk sukses, pencapaian, dan pencapaian" (Hakim TA & Kammeyer-Mueller, 2012, P. 759). Sering diasumsikan bahwa ambisi adalah karakteristik kepribadian yang sangat relevan dalam banyak konteks sosial (Hakim TA & Kammeyer-Mueller, 2012; Pettigrove, 2007) dan bahwa itu harus memberikan efek yang signifikan pada berbagai pekerjaan dan perilaku karir dan hasil (misalnya, Jones, Sherman, & Hogan, 2017; Hakim TA & Kammeyer-Mueller, 2012), seperti prestasi kerja (Huang dkk., 2014). Namun, meskipun ambisi mungkin menjadi variabel kunci untuk lebih memahami banyak pekerjaan dan hasil organisasi, ada penelitian yang relatif sedikit dan terfragmentasi yang berfokus pada ambisi (Jones dkk., 2017; Hakim TA & Kammeyer-Mueller, 2012). Sebagian besar studi yang ada tentang ambisi berfokus pada pencapaian pekerjaan (misalnya, status, gaji, promosi) dan jarang pada hasil terkait pekerjaan penting lainnya, seperti kinerja pekerjaan atau komitmen organisasi (TWH Ng & Feldman, 2014a; Otto, Roe, Sobiraj, Baluku, & Garrido Vásquez, 2017). Selain itu, penelitian biasanya menyelidiki ambisi hanya secara tidak langsung sebagai komponen dari konstruksi lain yang berbeda tetapi terkait, misalnya, sebagai bentuk penetapan tujuan, nilai peningkatan diri, atau segi kesadaran atau ekstraversi (Huang dkk., 2014; Jones dkk., 2017). Pendekatan semacam itu memasuki konstruksi yang terkait erat dengan ambisi.

References

Irawyarakat, Kesehan, R., Masatan, Masyarakat, F. K., Islam, U., Masyarakat, K., Masyarakat, F. K., Islam, U., Masyarakat, K., Masyarakat, F. K., & Islam, U. (2021). Kinerja Karyawan BPJS di RSUD Ulin Banjarmasin Tahun 2021. 32.
Many social contexts (Judge TA & Kammeyer-Mueller, 2012; Pettigrove, 2007) and that it should exert a significant effect on a variety of work and career behaviors and outcomes (e.g., Jones, Sherman, & Hogan, 2017; Hakim TA & Kammeyer-Mueller, 2012), such as work performance (Huang et al., 2014).
Xavier Pi-Sunyer, F., Becker, C., Bouchard, R.A., Carleton, G. A., Colditz, W., Dietz, J., Foreyt, R. Garrison, S., Grundy, B. C., 1998, Clinical Guidlines on the identification, evaluation, and treatment of overweight and obesity in adults,
Xavier Pi-Sunyer, F., Becker, C., Bouchard, R.A., Carleton, G. A., Colditz, W., Dietz, J., Foreyt, R. Garrison, S., Grundy, B. C., 1998, Clinical Guidlines on the identification, evaluation, and treatment of overweight and obesity in adults, Journal of National Institutes of Health, No.3, Vol.4, 123-130,: http://journals.lww.com/acsmmsse/Abstract/1998/12001/paper_treatment_of_obesity.pdf
Journal of National Institutes of Health, No.3, Vol.4, 123-130.
Yusoff, M, Rahman, S., A., Mutalib, S., and Mohammed, A., 2006, Diagnosing Application Development for Skin Disease Using Backpropagation Neural Network Technique, Journal of Information Technology, vol 18, hal 152-159
Published
2021-12-20