PEMBIAYAAN BAGI HASIL DAN JUAL BELI TERHADAP KINERJA KEUANGAN BANK UMUM SYARIAH DI MASA PANDEMI COVID-19 NPF DAN BOPO SEBAGAI VARIABEL MODERASI

  • Erna Apriani Fakultas Ekonomi Bisnis dan Ilmu Sosial, Universitas Pelita Bangsa
Keywords: Pembiyaan Bagi Hasil, Pembiyaan Jual Beli, ROA, NPF, BOPO

Abstract

Bank Umum Syariah memiliki tingkat pertumbuhan aset yang tinggi tetapi tidak dengan pertumbuhan volume pembiayaan yang sehat. Produk pembiyaan bagi hasil, pembiyaan jual beli pada masa pandemi covid-19 sangat berdampak pada sektor keuangan terutama bank umum syariah, seperti pada rasio gagal bayar dan biaya operasional yang meningkat dengan pola kerja yang baru selama masa pandemi covid-19. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh yang ditimbulkan oleh pembiayaan bagi hasil dan pembiayaan jual beli yang dimoderasi variabel NPF dan BOPO. Metode dalam penelitian ini menggunakan regresi moderasi selisih mutlak dengan sampel 10 bank umum Syariah yang telah disampling dalam waktu empat kualtal ditahun 2020 awal pandemic covid-19. Hasil penelitian ini pembiyaan bagi hasil berpengaruh negatif terhadap kinerja keuangan, pembiyaan jual beli NPF memoderasi pengaruh positif pembiayaan bagi hasil, BOPO memoderasi pengaruh negatif pembiyaan bagi hasil, pembiyaan jual beli tidak berpengaruh terhadap kinerja keungan, NPF memoderasi pengaruh negatif pembiyaan jual beli, BOPO memoderasi pengaruh positif pembiyaan jual beli terhadap kinerja keuangan bank umum Syariah.

References

Azmi, F. 2016. Analisis Pengaruh Volume Pembiayaan Terhadap Profitabilitas dengan BOPO sebagai Variabel Moderasi pada Bank Umum Syariah di Indonesia. EBBANK, No.2, Vol.7, 93-104.
Bursa Efek Indonesia. 2021. Data Laporan Keuangan. https://www.idx.co.id/perusahaan-tercatat/laporan-keuangan-dan-tahunan/ (Diakses tanggal 1 Desember 2021)
Jensen, Michael C dan Meckling, William H. 1976. Theory of the Firm. Reprinted Harvard University Press.
Kasmir, 2013, Analisis Laporan Keuangan, Rajawali Pers, Jakarta.
Muhtarom, I. H. 2017. Penetapan Bagi Hasil Pada Akad Mudharabah DalamKegiatan Pertanian di KSPPS Tamziz Bina Utama Cabang Batur Banjarnegara. UIN Walisongo.
Mutiah, C. 2020. Pengaruh Pembiayaan Jual Beli, Bagi Hasil, dan Pembiayaan Bermasalah Terhadap Kinerja Keuangan. Jurnal Ilmu Perbankan dan Keuangan Syariah, Vol.2, No.2, 223-242.
Nizar, A. S., & Anwar, M. K. 2015. Pengaruh pembiayaan jual beli, pembiayaan bagi hasil dan intellectual capital terhadap kinerja keuangan bank syariah. Akrual: Jurnal Akuntansi, No.2 Vol.6, 130-146.
Otoritas Jasa Keuangan. 2021. Data Statistik Perbankan Syariah. https://www.ojk.go.id/id/kanal/syariah/data-dan-statistik/statistik-perbankan syariah/Default.aspx/ (Diakses tanggal 1 Desember 2021).
Riadi, M. 2014. Pembiayaan Bermasalah - KajianPustaka.com. Retrieved February 26, 2014, from https://www.kajianpustaka.com/2014/02/pembiayaan bermasalah.html
Sanulika, A., & Hidayati, W. N. 2020. Pembiyaan Mudharabah dan Musyarakah Terhadap Profitabiltas Dengan BOPO Sebagai variabel Moderating. JurnalDisrupsi Bisnis, No.3, Vol.3, 306-320.
Suhardjono & Kuncoro. 2002. Bank dan Lembaga Keuangan Syariah. Ekonisia-FE UII.Yogyakarta.
Suliyanto. 2011. “Ekonometrika Terapan: Teori Dan Aplikasi Dengan SPSS”.Edisi 1. Yogyakarta: ANDI Yogyakarta
Suwiknyo, M. D. 2009. Akuntansi Perbankan Syariah. Yogyakarta: Trust Media.
Utami, D. R., & Utami, T. 2021. Pengaruh Pembiayaan Bagi Hasil dan Tingkat Kesehatan Bank Terhadap kinerja Keuangan Dengan Pembiayaan Bermasalah Sebagai Variabel Pemoderasi. Nominal: Barometer Riset Akuntansi dan Manajemen, No.2, Vol.10, 188-200.
Wahyuni, M. 2016. Pengaruh Volume Pembiayaan Bagi Hasil dan Pembiayaan Murabahah terhadap Kinerja Keuangan Bank Umum Syariah dengan NPF sebagai Variabel Moderasi. EBBANK, No.1, Vol.7, 1-10.
Published
2021-12-20