ANALISIS KRITERIA PENDUKUNG KERJASAMA UMKM DENGAN MELIBATKAN BUMDES MELALUI PENDEKATAN SUPPLY CHAIN MANAGEMENT (SCM) (STUDI KASUS: BUMDES HEGARMANAH)

  • Andri Ikhwana Institut Teknologi Garut
  • Sovi Kania Institut Teknologi Garut
Keywords: UMKM, Supply Chain Management, BUMDes, Kerjasama

Abstract

Secara umum pengelolaan BUMDes terkendala berbagai pemasalahan seperti faktor persediaan bahan baku, sumber daya, jaringan pemasaran, tingkat pengetahuan, wawasan masyarakat yang kurang terbuka dan masalah lebih khusus yaitu mengenai keterbatasan modal. Tujuan penelitian ini adalah menjelaskan kriteria pendukung kerjasama UMKM dengan pendekatan Supply Chain Management, menjelaskan strategi kerjasama dan menjelaskan peran BUMDes dalam pengelolaan kerjasama. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu mix method dimana data kualitatif didapat dari hasil wawancara dan metode kuantitatif dengan Analytical Hierachy Process (AHP), perancangan strategi dengan rich picture diagram. Melibatkan pengambilan sampel pada penelitian ini kepada supplier, pelaku usaha/ UMKM, Pengelola BUMDes dan Distributor yang ada di Desa Hegarmanah. Berdasarkan hasil penelitian, maka didapatkan kriteria untuk supplier manufaktur yaitu pelayanan dengan bobot 0,22 dan kriteria untuk manufaktur-distribusi yaitu harga produk dengan bobot 0,26. Terdapat beberapa bagian yang dapat diperingkas dengan menggunakan supply chain management ini, tentunya akan meminimalkan biaya dana menambah profit yang didapatkan. Proses kerjasama dengan sistem bagi hasil akan lebih menguntungkan kedua belah pihak sesuai dengan kesepakatan awal. BUMDes memiliki berbagai peran dalam operasional bisnis yang dijalankan.

References

Fitriska, K. (2017). Strategi Pengembangan Badan Usaha Milik Desa Dalam Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat di Desa Lancang Kuning Kecamatan Bintan Utara. Jurnal Ilmu Administrasi Negara, 5(2), 29–34.
Kushartono, E. W. (n.d.). PENGEMBANGAN DESA MANDIRI MELALUI PENGELOLAAN BADAN USAHA MILIK DESA ( BUMDes ) Fitrie Arianti Universitas Diponegoro Semarang.
Marala, R., Wibowo, H., & Kurniawan, R. R. (2019). Model Pengelolaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Dalam Membangun Perekonomian Desa (Studi Kasus Desa Masalima). Jurnal Ekonomi Dan Perbankan Syariah, 6(1), 107–134. https://doi.org/10.46899/jeps.v6i1.90
Muhfiatun, M., & Rudi Nugraha, M. (2019). Penerapan Konsep Suply Chains Management Dalam Pengembangan Pola Distribusi Dan Wilayah Pemasaran Umkm Desa Krambilsawit. Jurnal Pemberdayaan Masyarakat: Media Pemikiran Dan Dakwah Pembangunan, 2(2), 357–382. https://doi.org/10.14421/jpm.2018.022-08
Rahmawati, E. (2020). Analisis Pengelolaan Badan Usaha Milik Desa (Bum Desa) Di Kabupaten Bandung Barat. Jurnal Ilmiah Ekonomi Bisnis, 25(1), 1–13. https://doi.org/10.35760/eb.2020.v25i1.2386
Ramadana, C. B., & Ribawanto, H. (2010). KEBERADAAN BADAN USAHA MILIK DESA (BUMDES) SEBAGAI PENGUATAN EKONOMI DESA (Studi di Desa Landungsari, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang) Coristya. Jurnal Administrasi Publik (JAP), 1(6), 1068–1076.
Syarifudin, A., & Astuti, S. (2020). Strategi Pengembangan Bumdes Dalam Optimalisasi Potensi Ekonomi Desa Dengan Pendekatan Social Entrepreneur Di Kabupaten Kebumen. Research Fair Unisri, 4(1). https://doi.org/10.33061/rsfu.v4i1.3400
Published
2021-12-20