PENGARUH INFLASI, SUKU BUNGA DAN KURS TERHADAP INDEKS HARGA SAHAM GABUNGAN (IHSG)

  • Novyanti Tambunan Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta
  • Renea Shinta Aminda Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta
Keywords: Inflasi, Suku Bunga, Kurs, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG)

Abstract

Pasar modal merupakan pehubung antara investor dengan perusahaan atau institusi pemerintah melalui perdagangan untuk beberapa instrumen keuangan yang dapat dijual-belikan pada jangka panjang, seperti surat utang (obligasi), ekuiti (saham), reksa dana, dan instrumen derivatif meskipun instrumen-instrumen lainya. Selain itu, pasar modal juga merupakan kegiatan yang berkaitan dengan penawaran umum dan perdagangan efek, peruhasaan publik yang berkorelasi dengan efek. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui variabel independen terhadap IHSG. Penelitian ini menggunakan data sekunder berupa data bulanan periode Mei 2015 sampai dengan April 2020. Metode analisis yang digunakan adalah Ordinary Least Square (OLS). Teknik analisis yang digunakan adalah regresi linier, sementara uji hipotesis menggunakan uji - t serta uji - F dengan tingkat signifikansi 5%. Pengujian asumsi klasik yang digunakan dalam penelitian ini meliputi uji normalitas, multikolinearitas, heteroskedastisitas dan autokorelasi. Hasil penelitian yang telah dilakukan membuktikan bahwa variabel bebas yang berpengaruh negatif terhadap indeks harga saham gabungan yaitu inflasi dan suku bunga, kemudian variabel bebas yang berpengaruh positif terhadap indeks harga saham gabungan yaitu kurs. Saran untuk investor dalam mengendalikan IHSG mengeutamakan dan memperpedulikan fluktuasi  pada kebijakan stabilitas inflasi,  suku bunga, dan kurs sehingga mempererat pengawasan dan kestabilan pasar saham di BEI.

References

Badjra, I. P. (2016). Pengaruh Inflasi, JUB, Nilai Kurs Dollar dan Pertumbuhan GDP Terdadap IHSG di Bursa Efek Indonesia.
Ernayani, R. (2015). Pengaruh Kurs Dolar, Indeks Dow Jones Dan Tingkat Suku Bunga SBI Terhadap IHSG (Periode Januari 2005 – Januari 2015).
Heryanto. (2010). Analisis Inflasi, BI Rate , Kurs Rupiah dan Jumlah Uang Beredar terhadap volume perdagangan saham di bursa efek indonesia .
Hismendi, A. H. (2013). Analisis Pengaruh Nilai Tukar, SBI, Inflasi dan Pertumbuhan GDP Terhadap Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan di Bursa Efek Indonesia.
Kewal, S. S. (2012). Pengaruh Inflasi, Suku Bunga, Kurs, dan Pertumbuhan PDB Terhadap Indeks Harga Saham Gabungan.
Manurung, R. (2016). Pengaruh Inflasi, Suku Bunga, dan Kurs Terhadap Indeks Harga Saham Gabungan Pada Bursa Efek Indonesia.
NOVIANTO, A. (2011). Analisis Pengaruh Nilai Tukar (Kurs) Dolar Amerika/Rupiah (US$/Rp), Tingkat Suku Bunga SBI, Inflasi, dan Jumlah Uang Yang Beredar (M2) Terhadap Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Pada Bursa Efek Indonesia (BEI) Periode 1999.1 – 2010.6.
Ria Astuti, A. E. (2013). Analisis Tingkat Suku Bunga (SBI), Nilai Tukar (Kurs) Rupiah, Inflasi, dan Indeks Bursa Internasional Terhadap IHSG (Studi Pada IHSG di BEI Periode 2008-2012).
Witjaksono, A. A. (2010). Analisis Pengaruh Tingkat Suku Bunga SBI, Harga Minyak Dunia, Harga Emas Dunia, Kurs Rupiah,Indeks Nikkei 225, dan Indeks Dow Jones terhadap IHSG (studi kasus pada IHSG di BEI selama periode 2000-2009).
Published
2021-12-20