EFEKTIVITAS PENINGKATAN KEPATUHAN PELAPORAN SPT TAHUNAN WAJIB PAJAK ORANG PRIBADI MELALUI MODERNISASI SISTEM ADMINISTRASI PERPAJAKAN

  • Suhesti Ningsih Institut Teknologi Bisnis AAS Indonesia
Keywords: System Modernization, Compliance, SPT, Effectiveness

Abstract

According to the Decree of the Minister of Finance number 544 / KMK.04 / 2000, tax compliance is the act of a taxpayer in fulfilling his tax obligations in accordance with the provisions of laws and regulations and the implementation regulations of taxation in force in a country. One of the obligations of a taxpayer is to report a Tax Return (SPT), in accordance with Article 3 paragraph (1) of the KUP Law. In implementing the modernization of the tax administration system, DGT has a technology-based system program, whereby taxpayers' SPT reporting can use an electronic system through e-filing which can be accessed through the DGT website or through ASP. Sources of data from this report are using the method of observation, interviews, and literature study. The research objective was to examine the effectiveness of increasing the compliance of the Annual Tax Return of the WPOP reporting through the modernization of the tax administration system at the Regional Office of DJP, Central Java II. The results of the calculation of the percentage ratio of WPOP compliance in the Annual SPT reporting in 2015 amounted to 39.70%, 2016 39.32%, 2017 35.26%, 2019 32.32% and in 2019 31.68%. Based on the scale of the effectiveness interpretation, the increase in compliance with the annual tax return of individual taxpayers through the modernization of the tax administration system is proven ineffective, this is evidenced by the calculation of the WPOP compliance ratio in annual reporting of less than 60%.

References

Abdurrohman S., Domai T., dan Shobaruddin M. (2015), Implementasi Program E-Filing Dalam Upaya Peningkatan Kepatuhan Wajib Pajak Orang Pribadi (Studi Pada Kantor Pelayanan Pajak Pratama Bojonegoro), Jurnal Administrasi Publik (JAP), Vol. 3, No. 5, Hal. 807-811 2015 tahunn 2015.
Amalia, R.F., (2016) tentang Pengaruh Penerapan e-Filing Terhadap Tingkat Kepatuhan Penyampaian SPT Tahunan Pajak Penghasilan Wajib Pajak Orang Pribadi Dengan Pelayanan Account Representative Sebagai Variabel Intervening Di Kota Palembang. Jurnal Ilmiah Orasi Bisnis, Volume 15 Bulan Mei 2016.
Bastian, Indra. 2006. Sistem Akuntansi Sektor Publik. Jakarta. Salemba Empat.
Diantini A., Yasa I.N.P., Atmadja A.T., (2018), Pengaruh Penerapan E-Filing Terhadap Kepatuhan Wajib Pajak Orang Pribadi (Studi Pada Kantor Pelayanan Pajak Pratama Singaraja), Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi (JIMAT) Universitas Pendidikan Ganesha, Vol: 9 No: 1 Tahun 2018
Edaran Direktur Jenderal Pajak Nomor: SE-08/PJ/2014, Tentang Target Rasio Kepatuhan Penyampaian Surat Pemberitahuan PPh.
Keputusan Menteri Keuagan Nomor 544/KMK.04/2000 Tentang Kepatuhan Perpajakan.
Keputusan Menteri Keuangan Nomor 235/KMK.03/2003 Tentang Kriteria Wajib Pajak Yang Dapat DiberikanPengembalian Pendahuluan Kelebihan Pembayaran Pajak.
Keputusan Menteri Keuangan RI Nomor 519/KMK.01/2003 Tentang Organisasi Dan Tata Kerja Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak, Kantor Pelayanan Pajak, Kantor Pelayanan Pajak Bumi Dan Bangunan, Kantor Pemeriksaan Dan Penyidikan Pajak, Dan Kantor Penyuluhan Dan Pengamatan Potensi Perpajakanmenteri Keuangan Republik Indonesia.
Maman, S., Almunawwaroh M., Marliana R., (2015), Pengaruh Penerapan E-Filingn Terhadap Kepatuhan Wajib Pajak Dalam Penyampaian Surat Pemberitahuan (Spt) Tahunan Pada Kantor Pelayanan Pajak Pratama Kota Tasikmalaya, Media Riset Akuntansi, Auditing & Informasi, Vol. 15 No. 1 April 2015
Munir, Dasril, Henry Arys Djuanda Dan Hessel Nogi S. Tangkilisan. 2004. Kebijakan Dan Manajemen Keuangan Daerah. Yogyakarta: YPAPI
Peraturan Direktorat Jendral Pajak Nomor PER-01/PJ/2019 Tentang Tata Cara Penyampaian, Penerimaan, dan Pengolahan Surat Pemberitahuan.
Peraturan Menteri Keuangan Nomor 132/PMK.01/2006 Tentang Organisasi Dan Tata Kerja Instansi Vertikal Direktorat Jenderal Pajak.
Peraturan Menteri Keuangan Nomor 55/PMK.01/2007 Tentang Perubahan Atas Peraturan Menteri Keuangan Nomor 132/PMK.01/2006 Tentang Organisasi Dan Tata Kerja Instansi Vertikal Direktorat Jenderal Pajak
Prastowo, Y. (2017). Modernisasi Administrasi Perpajakan Upaya Penyempurnaan Pelayanan Pajak. CITA (Center for Indonesia Taxation Analysisi).
Pujiani, M., & Effendi, R. (2013). Analisis Efektifitas Penggunaan e-System Terhadap Penerimaan Pajak di KPP Pratama. Palembar Ilir Timur.
Purwono, Harry. 2010. Dasar-dasar Perpajakan dan Akuntansi Pajak. Jakarta: Erlangga.
Rahayu, S., & Lingga, I. S. (2009). Pengaruh Modernisasi Sistem Administrasi Perpajakan terhadap Kepatuhan Wajib Pajak (Survei atas Wajib Pajak Badan pada KPP Pratama Bandung). Jurnal akuntansi, 1(2), 119-138.
Rahayu. 2010. Perpajakan Indonesia. Graha Ilmu. Yogyakarta.
Solichah, N.N., Isnalita dan Soewarno, N., (2019) Pengaruh Penerapan e-Filling, Tingkat Pemahaman Pajak, Dan Sanksi Pajak Terhadap Kepatuhan Formal Wajib Pajak Orang Pribadi, Jurnal Riset Akuntansi dan Bisnis Airlangga Vol.4 No.2 2019.
Suharyono. 2018. The Effect of Applying E-Filling Aplication towards Personal Taxpayer Complience in Reporting Annual Tax Returning (SPT) in Bingalis State Polytechnic Indonesia. International Journal of Public Finance, 3(1), 47-62.
Undang-Undang No 16 Tahun 2009 tentang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan.
Undang-undang Nomor 36 Tahun 2008 Tentang Undang-Undang Pajak Penghasilan.
https://www.pajak.go.id/id/laporan-tahunan-2007. Annual Report Direktorat Jendral Pajak Tahun 2007 Tentang Modernisasi Administrasi Perpajakan.
Published
2020-11-26